Rabu, 31 Maret 2010

Buku Etika Perjanjian Lama oleh Pdt. DR. Karel Sosipater



PERBAIKAN DAN PENJELASAN :

1. Tentang isi buku ETIKA PL halaman 24 soal Lamekh:
Alinea pertama dengan huruf miring tertulis nama Lamekh
(yang beristri satu)
menunjuk pada keturunan Set, adalah orang tua NUH (Kej.5:3-32)
Alinea kedua huruf biasa nama Lamekh beristri dua menunjuk pada keturunan Kain
(Kej.4:17-24).


Kesimpulannya, orang tua NUH adalah Lamekh (keturunan Set) yang hanya
beristri satu

2. Pada halaman 302 dan 303 masing-masing terdapat judul "Ajaran Etika Kitab I
Raja-Raja" seharusnya "tidak ada" karena eror pada pencetakan.
Dan 2 alinea tsb adalah tentang Etika dan Moral Salomo yang negatif
.
(Lihat visual berikut ini)

Dengan demikian tulisan dalam buku tsb telah diperjelas, Shalom.
Pdt. DR. Karel Sosipater

2 komentar:

  1. Shalom Pak Karel.
    Pak, saya Benny Dewanto,
    kemarin saya baru beli buku : Etika Perjanjian Lama, sebagai persiapan semester depan saya masuk semester 2, dan mulai Pengantar PL.
    Terima kasih untuk bukunya pak, memang benar mencari buku-buku berbahasa Indonesia sekitar PL masih jarang ya pak.

    Pak, di halaman 7, bagian "Allah itu Kasih dan Murah Hati", alinea 2; "Ia menubuatkan keselamatan untuk umat manusia yang berdosa, melalui Mesias yang akan datang" (Kej.3:15). --> apakah ada koreksinya, pak? Karena di Kej.3:15 tidak tertulis demikian. Saua juga search, di PL tidak ditemukan kata Mesias.
    Mohon bantuannya pak. GBU pak!

    Benny Dewanto.
    Mahasiswa S.Th.
    STT Amanat Agung, Jakarta.
    benny.dewanto@gmail.com

    BalasHapus
  2. Shalom Pak Karel!
    Wah, sambil menunggu jawaban Pak Karel, saya terus mencari tahu soal keterkaitan kehadiran Mesias dengan ayat Kejadian 3:15, apa relasinya. Sebab, di halaman-halaman selanjutnya Bapak tetap merujukkan keselamatan dengan ayat tersebut. Ini saya yakini bukan kesalahan cetak. Ini kesalahan saya ... hehehehe... ternyata benar. Saya kurang memahami Kejadian 3:15. ternyata dengan menilik kemampuan untuk meremukkan kepala ular (setan/iblis) itu adalah kemampuan Ilahi. Kemampuan yang menyelamatkan manusia. Kemampuan Mesias!

    Saya sekarang sudah paham, pak.
    Terima kasih banyak pak.
    Puji Tuhan, buku bapak membuat saya menjadi giat belajar walau di liburan akhir semester.

    GBU pak!

    Benny Dewanto
    Mahasiswa S.Th, semester 1.
    STT Amanat Agung, Jakarta.

    BalasHapus